Friday, April 29, 2011

Timur Tengah, 2011-04-28

PM Erdogan Perkenalkan 'Proyek Gila' Yang Lama Ditunggu-tunggu Sebagai Kanal İstanbul

Sumber: Today’s Zaman, 27 April 2011

Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan, yang sejak beberapa bulan membicarakan tentang "proyek gila" yang dibangun untuk İstanbul, akhirnya mengumumkan rincian proyek itu pada hari Rabu mengungkapkan bahwa proyek ini akan melibatkan pembuatan selat kedua di kota itu untuk meminimalisir terjadinya tabrakan dan kebanjiran tanker.

Pada hari Rabu di Haliç Congress Center di İstanbul, Erdogan mengumumkan rincian proyek gila yang telah lama ditunggu, dengan mengatakan bahwa pemerintah akan membuat sebuah Bosporus baru di İstanbul. Proyek baru ini, yang disebut Kanal İstanbul, dibuat untuk membentengi Istanbul dari bencana alam.

Erdogan mengatakan bahwa ini adalah proyek abad ini. "İstanbul adalah intisari dari Turki. Ia adalah jantung tidak hanya bagiTurki dengan keindahannya, tapi seluruh dunia. Setiap pelayanan yang anda ambil ke İstanbul adalah pelayanan yang dilakukan bagi Anatolia dan Thrace dan kemanusiaan. Hari ini, kami berbagi kegembiraan dalam memberikan pelayanan yang baru bagi kota yang menakjubkan ini. "

Dia mengatakan dia telah memiliki proyek ini dalam pikirannya bahkan sebelum ia menjabat sebagai walikota Istanbul. Erdogan ingat bahwa İstanbul pernah mengalami bencana besar ketika kapal M / T Independenta, kapal tanker minyak Rumania, bertabrakan dengan kapal barang di tahun 1979 di pintu masuk selatan Bosporus lalu meledak. Bangkai kapal Independenta terbakar selama berminggu-minggu, menyebabkan polusi udara kolosal dan pencemaran laut di İstanbul. Erdogan mengatakan beberapa warga Istanbul di masa lalu telah memimpikan proyek ini berabad-abad yang lalu. "Saya selalu bertanya-tanya apa yang akan kita lakukan jika kita harus menghadapi bencana ini lagi. Api [Independenta] menyala selama berbulan-bulan. Setelah saya menjadi perdana menteri, kami berkeliling ke daerah tersebut dari udara dengan helikopter dengan menteri transportasi dan walikota. Kami memutuskan bahwa Turki memiliki kekuatan untuk melakukan proyek semacam itu. Kami tidak punya kendala apa pun terkait pendanaan. Kami katakana Turki berhak memasuki tahun 2023 [merupakan perayaan negara yang ke-100] dengan proyek besar, gila dan indah semacam ini, dan kami mengambil langkah untuk itu."

Dia mengatakan ini adalah proyek multi-dimensi, menggabungkan berbagai bidang mulai dari energi, transportasi, perencanaan kota, pekerjaan dan bahkan pendidikan. "Ini adalah proyek perencanaan kota, proyek keluarga, proyek perumahan. Yang terpenting, ini adalah proyek lingkungan. Ini adalah proyek untuk melestarikan İstanbul dan sekitarnya, alamnya, sumber daya air dan lautnya, daerah hijaunya, hewan dan tumbuhannya. "

Erdogan menekankan bahwa proyek tersebut telah berada di meja sejak lama, menambahkan bahwa ia dan timnya telah bekerja dengan cermat untuk itu. "Untuk mencegah kemungkinan tindakan aksi yang tidak fair, saya akan terus menjaga lokasi tepat proyek ini dan rahasia anggarannya. Saya tidak akan mengumumkan rinciannya hari ini. "

Perdana menteri mengatakan lokasi dan perkiraan biaya untuk proyek ini kurang lebih pasti. "Tahap survei saja akan memakan waktu dua tahun. Hal yang alami proyek raksasa seperti ini akan mengalami perubahan geografis dan biaya selama proses tersebut berjalan. "

"Tidak terhitung banyaknya kota di dunia ini yang dilewati oleh sungai. Tetapi satu-satunya kota di dunia yang dilalui oleh laut hanyalah İstanbul. Dengan proyek kami, İstanbul kini akan berubah menjadi kota dengan dua laut yang melintasinya. Dengan proyek ini, dua semenanjung dan satu pulau akan terbentuk. Sisi Anatolia sudah merupakan satu semenanjung. Tapi sekarang akan ada sebuah pulau, dan satu semenanjung lagi. Kami sedang membangun sebuah kanal sekitar 45-50 kilometer di sebelah barat İstanbul antara Laut Hitam dan Marmara. "

Dia mengatakan tingkat air kanal akan menjadi sekitar 25 meter, sedangkan lebar pelayanan air akan menjadi sekitar 150 meter. "Kapal-kapal terbesar di dunia akan dapat melewatinya. Transportasi darat dan kereta api tidak akan terganggu dalam bentuk apapun berkat jembatan-jembatan yang kami akan bangun di atas kanal "Dia mengatakan tanah dan puing-puing dari konstruksi akan mencapai jutaan meter kubik, sambil menjelaskan, bahwa tanah yang digali akan digunakan dalam pembangunan. Sebuah pelabuhan laut yang besar dan bandara, menambahkan bahwa, kerja penambangan di dekat lokasi proyek itu kemungkinan besar akan ditutup. "Proyek ini sangat menjadi perhatian İstanbul, negara kami (Turki) dan seluruh dunia."

Erdogan mengatakan bahwa proyek ini akan mengakhiri tumpahan minyak dan kecelakaan lainnya yang merusak lingkungan di selat ini. "Kecelakaan yang sering terjadi telah mengubah Bosporus menjadi neraka. Kami menyelamatkan İstanbul, yang menyumbang 40 persen pendapatan nasional Turki, dari ancaman yang sedemikian besar, dan mengambil langkah untuk menjamin keselamatan warga İstanbul dan melestarikan aset budaya kami. Kami mengakhiri kepadatan lalu lintas komersial di selat ini dengan Kanal İstanbul. "

Dia mengatakan 150 kapal rata-rata akan melewati kanal baru ini, dan Bosporus akan kembali kepada kejayaanya sebagai sebuah pusat alam untuk olahraga air dan untuk transportasi dalam kota.

Erdogan mengatakan mereka juga bermaksud untuk membuka kongres, festival, pusat pameran dan fasilitas olahraga serta unit-unit perumahan yang baru. Dia juga memberikan rincian tentang bandara yang direncanakan, mengatakan mereka bertujuan untuk membangun bandara baru dengan kapasitas menampung 60 juta penerbangan per tahun. "Daerah kanal akan menjadi pusat daya tarik bagi wisatawan, dan proyek ini juga akan mengubah Bosporus menjadi pusat perhatian. Air kanal ini tidak akan menjadi air yang diam. Kanal İstanbul tidak akan merusak sumber daya bawah tanah atau atas tanah İstanbul. Ini tidak akan dengan cara apa pun menyebabkan masalah kekurangan air di İstanbul. "

Ia juga menyatakan bahwa dana untuk proyek tersebut telah diamankan. "Sama sekali tidak ada masalah dalam pembiayaan kanal. Sejumlah besar ilmuwan dan pakar dari arsitek hingga insinyur dan arkeolog akan bekerja pada tahap survei dalam dua tahun pertama. Kami akan terbuka terhadap setiap usulan konstruktif selama fase ini. Kami akan bekerja sama dengan organisasi-organisasi masyarakat sipil kami dan universitas "Erdogan mengatakan pemerintah akan menggunakan sebagian besar tanah yang dimiliki oleh Departemen Keuangan selama pembangunan kanal..

Respon CHP Terhadap Proyek

Pimpinan Partai CHP (Republican People's Party) Kemal Kılıçdaroğlu bertanya, "Bagaimana ini sebuah proyek baru?" Dalam komentar awalnya atas ‘wahyu’ perdana menteri ini. Kılıçdaroğlu mengatakan ide pembukaan kanal yang akan menghubungkan Marmara ke Laut Hitam memotong Selat Bosporus telah menjadi impian banyak orang sejak zaman Turki Utsmani. "Bandingkan proyek-proyek kami dengan proyek Partai AKP [Partai Keadilan dan Pembangunan]. Manusia adalah jantung dari proyek-proyek kami. Kebahagiaan rakyat. Kami mengi’nginkan tatanan dimana tidak ada seorang anakpun yang pada waktu tidurnya kelaparan. Proyek mereka peduli dengan bagaimana cara membuat pendukung mereka lebih kaya, bagaimana memperoleh kontrak untuk mereka. "katanya antara CHP dan Partai AKP berbeda layaknya hitam dan putih dalam cara mereka berpikir. "Kami berjuang terus demi rakyat di negara ini menjadi diatas segala-galanya. Ini adalah kami" Ia berkata bahwa ia tidak memiliki kesempatan untuk berkeliling di udara di kawasan itu, namun menekankan kembali bahwa unsur manusia tidak dapat ditemukan di setiap proyek Partai AKP.. "Kalau ada unsur manusia, Kubra yang berusia 2 setengah bulan tidak akan mati kelaparan dalam pelukan ibunya. Dia bilang dia akan membuka kanal. Pertama temukan dulu solusi bagi Kubra. Anak berumur 2 setengah bulan itu meninggal di bawah pemerintah mereka. Dia [Erdogan] setidaknya bisa meminta maaf. Dia bahkan tidak akan melakukan itu; lanjutkan terus dan mengumumkan proyek gila Anda. Kami tidak butuh orang gila, kami butuh seorang pemikir di negara ini. "

Today's Zaman melaporkan proyek ini bebrapa bulan sebelumnya

Pada tanggal 7 Oktober 2010, Today’s Zaman melaporkan dalam berita berjudul "PM membayangkan selat ke-2 di İstanbul sebagai perlindungan terhadap bencana lingkungan " dimana Erdogan berencana untuk membuat selat Bosporus ke-2 di 2023 untuk mengurangi dampak dari potensi tumpahan minyak dan banjir. Mendasarkan informasi ini pada sebuah sumber yang dekat dengan Erdogan, Today's Zaman melaporkan bahwa Erdogan merencanakan sebuah proyek pembangunan raksasa untuk membangun sebuah kanal antara Laut Hitam dan Laut Marmara melalui Silivri dan Çatalca, dua kabupaten sebelah barat İstanbul, yang akan memindahkan seluruh transportasi laut dari Bosporus.

Link ke laporan awal kami yang secara tepat meliput rincian proyek gila ini enam bulan sebelum diumumkannya dapat ditemukan di sini:

http://www.todayszaman.com/news-223699-pm-envisions-2nd-strait-in-istanbul-as-hedge-against-environmental-disaster.html.

No comments:

Post a Comment