"Lima belas ribut orang mungkin telah tewas dalam prefektur tunggal Miyagi oleh gempa besar dan tsunami yang terjadi pada 11 Maret lalu," seperti dilansir situs BBC.

Diduga, mereka yang hilang terseret gelombang tsunami ke laut.
Sementara, pemerintah Jepang masih mengupayakan pendinginan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Fukushima. Insinyur masih bekerja untuk mengembalikan pasokan listrik untuk sistem pendingin pabrik yang tersingkir oleh tsunami. Tetapi tidak ada jaminan sistem pendingin di pabrik akan bekerja.
No comments:
Post a Comment